kata-kata berhamburan tak tentu arah
seperti piranha yang menyerbu darah
menusuk
menghujam telak
menghadirkan tukak
terluka
kita sama
lalu menangis
siapa yang lebih tersakiti
kata-kata meruncing
seperti bambu yang diraut
bilahnya menusuk kulit
tajamnya melukai yang bergesekan
maaf, karena tidak pernah bisa memahami...
No comments:
Post a Comment