Thursday, August 11, 2016

hujan mendentangkan kenangan yang telah lama terkubur
membangkitkan rasa yang telah lama mati
merambat hingga ke sumsum

dinginnya menusuk tulang
menorehkan sebaris air mata pada wajah

aku ingin
berdiri di bawah hujan
menikmati tetesannya melewati bibirku
meresap ke dalam relung jiwa

merasa bahwa
aku hidup

membasuh seluruh beban di pundak
melarutkannya bersama air yang mengalir
menggenangi setiap sudut kota

meresapi dinginnya angin malam
berlalu bersama hembusan nafasmu

melepas kebencian yang mengakar
membunuh hati yang tidak seharusnya dicaci

karena hujan
datang bersamamu

dan aku membencinya karena itu

karena hujan datang bersama datangnya gelap
meneteskan nila pada seluruh kenangan indah
membawanya pergi
selamanya...

No comments:

Post a Comment

waktu

Waktu selalu membawa cerita Yang tak terkata saat bergelas-gelas kopi menemani Tentang impian masa muda yang konyol Yang terkisah saat panas...