taukah kamu bagaimana rasanya
saat kamu berjuang mati-matian
hanya demi mendapatkan 'sedikit' perhatian
dari orang yang kamu anggap menarik
hanya sedikit
tidak lebih tidak kurang
agar ia bisa 'melihat' dan memperhatikan
sedikit saja
hari itu saya mengetahui rasanya
di saat orang lain bersantai
saat mereka bangun siang
di saat mereka masih ingin bermalas-malasan
saya berusaha bangkit dari kasur
berjalan ke arah tempat biasa saya mengerjakan tugas
dengan mata menahan kantuk
karena saya tau dia memerlukannya
karena saya tau dia akan datang lagi
maka dari itu saya harus menyelesaikannya sesegera mungkin
saya paksakan untuk terus bekerja
hingga pukul 5 pagi
hanya demi dia
haah...
namun apa yang terjadi
dia tidak datang
tidak ada kabar
sama sekali
kecewa?
ya saya kecewa setengah mati
kenapa orang yang ingin saya tunjukkan
bahwa saya 'ada'
malah tidak hadir sama sekali
saya hanya bisa diam
menahan gumpalan kekecewaan jauh ke dasar
dan berpikir
mungkin dia memang tidak memerlukan saya
hingga pada hari itu
saya mengetahui apa yang terjadi sebenarnya
hanya bisa tersenyum pada akhirnya
saya tidak sepenuhnya tidak dianggap
ternyata,
dia masih memerlukan saya pada akhirnya...
No comments:
Post a Comment