tidak bisa berhenti
terus berdebar
bergemuruh bagaikan genderang perang
kamu, si pencuri hati
jangan berani melangkahi garis yang dulu kita buat bersama
kumohon
nanti kemu menghilang seperti dia yang dulu
aku tidak mau
begini saja cukup untukku
melihatmu tersenyum dan tertawa bersamanya
berbagi cerita denganku
itu saja cukup
untuk membuatku sadar bahwa kamu ada di sini
bahwa kamu nyata
bukan hanya dalam khayalku saja
teman
itu sudah lebih dari cukup
kamu,
teman teristimewa
No comments:
Post a Comment