Sunday, April 15, 2012

dalam benaknya kenangan terus berputar
seperti gangsing

berputar
menimbulkan panas serta percik api

berputar
meninggalkan jejak berpusar pada tempatnya

berputar
tak terlihat mana yang kepala dan ekor

berputar
melukai yang berusaha menghentikannya

berputar
tajam menggores apapun yang ada di sebelahnya


lalu perlahan diam, berhenti
tergeletak seperti mati

lelah dan menyerah
diam merunduk pada tanah

seperti kita yang terduduk bersisian
tapi tak mampu menggapai apa yang kau pikirkan

dalam duniamu terhanyut
berjuta kenangan langit

bersama kita melihat senja
apakah jingga seindah ini juga dalam benakmu?
atau hanya aku yang merasa jingga bersemburat merah jambu?

perlahan terkubur
tertimbun bebatuan dan waktu

kita berpisah
mencari jalan dalam remang cahaya
meraba-raba, membawa lentera

semoga bertemu lagi, nanti...

No comments:

Post a Comment

waktu

Waktu selalu membawa cerita Yang tak terkata saat bergelas-gelas kopi menemani Tentang impian masa muda yang konyol Yang terkisah saat panas...