bertanya-tanya
siapa gerangan di sana?
dikelilingi tujuh pasang merpati
mengais tanah, terbang tak tentu arah
duduk tegak, beralaskan rumput
beratapkan langit kelabu bulan ketiga
pada satu titik ia tersenyum
indah matanya tersamar muram
delapan tergenapi menjadi sembilan
sempurna, tapi tak abadi
termenung
memandang lukisan sembilan anak kecil berlari
ia lalu tersenyum,
berkata "satu berasal dari dua"
selamat malam, biru
No comments:
Post a Comment