Sunday, December 9, 2012

dalam perjalanan

menuju dewasa

menuju masa yang akan datang

perlahan-lahan

menemukan apa yang hilang

ditelan rerumputan

tertiup angin dan hujan

terbakar terik matahari

bersembunyi dalam gelap malam

diri sendiri




lalu bertemu si orang asing

dikiranya semua akan berjalan lancar

tapi pada akhirnya

atau sedari awal

memang sudah tidak berjalan

tidak berfungsi

tidak cocok

mungkin bukan karena dia

karena diri sendiri

yang merasa terlalu nyaman sendiri

tidak perlu

tidak ingin ada orang lain

cukup sendiri

dan semua akan baik-baik saja

pergi ke restoran

pergi ke bioskop

pergi ke mall

pergi ke taman hiburan

cukup mengacungkan 1 jari telunjuk

"untuk berapa orang?"

"satu"

biar pandangan orang menjadi menyipit

memandang aneh

sembari berkata

"benar sendiri?"

hanya bisa mengangguk dan tersenyum

sebegitu anehkahnya untuk pergi sendiri?

menikmati makanan enak tanpa perlu takut dikomentari

menonton film menye-menye yang tidak semua orang suka

berdandan sesuka hati tanpa perlu menyesuaikan dengan orang lain

menikmati pemandangan yang berlalu tanpa perlu berbicara

apakah aneh? apakah salah?

jika ia tak bisa menerimanya, maka sudah

tidak ada jalan ke depannya

No comments:

Post a Comment

waktu

Waktu selalu membawa cerita Yang tak terkata saat bergelas-gelas kopi menemani Tentang impian masa muda yang konyol Yang terkisah saat panas...