Monday, August 24, 2015

Hujan turun sepanjang jalan
Menyisakan genangan basah

Sunyi
Yang terdengar hanya gemericik air
menetes-netes dari dedaunan di pinggir jalan

ia pun terdiam
terpaku menatap jalanan di hadapnya
dan aku pun bertanya-tanya
apa gerangan yang sedang ia pikirkan

sunyi ini mulai memekakkan telinga
deru angin dingin merasuk hingga ke tulang

mata ini lalu bertemu matanya
dan kami pun mengerti ada kata yang tak terucap
dalam bauran aroma air dan tanah basah
kurasakan hangat tangannya dalam genggaman
dan ia pun tersenyum

No comments:

Post a Comment

waktu

Waktu selalu membawa cerita Yang tak terkata saat bergelas-gelas kopi menemani Tentang impian masa muda yang konyol Yang terkisah saat panas...