ada beribu kata yang terkunci
jauh di bawah sana
menunggu untuk dikeluarkan oleh pemiliknya
menanggung semua rasa , semua perih dan bahagia
hai hati ,
mengapa engkau tak jujur saja?
menunggu pemilikmu untuk mengelurkanmu pada waktunya
bukanlah hal yang bijak, kau tau?
segalanya terasa terlambat,
untuk memulai, ataupun untuk mengakhirinya.
mengapa engkau tak jujur saja sejak awal?
sekarang lihatlah berapa banyak hati lain yang kau sakiti.
inikah yang kau ingini?
aku yakin pasti bukan itu yang kau inginkan.
lalu apa?
kau tau kebenarannya,
kau pun sebenarnya mengerti,
namun mengapa kau tidak mengatakannya dengan lantang?
malah bersembunyi di balik bahu tuanmu.
taukah kau?
aku pun menangis melihat semua yang terjadi
mengetahui apa yang selama ini kau simpan.
sedih. bukan prihatin.
hai sang waktu,
tidakkah kau melihat sang hati sedang menangis sesegukan di ujung sana?
tidakkah kau ingin menghentikan jarum detikmu barang sebentar saja...
biarkan sang hati mengobati lukanya secara perlahan dalam diam
karena aku yakin , ia membutuhkan waktu untuk diam sejenak...
dan aku hanya bisa berharap hai hati,
cepatlah sembuh lukamu....
No comments:
Post a Comment